KPU Kabupaten Subang Lanjutkan Sosialisasi Pendidikan Pemilih 2025 di SMAN 2 Pagaden
Subang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang kembali melanjutkan kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Tahun 2025, dengan menyasar para siswa dan siswi SMAN 2 Pagaden sebagai peserta. Kegiatan ini digelar pada Rabu, 26 November 2025 di aula sekolah setempat sebagai bagian dari program penguatan literasi kepemiluan bagi pemilih pemula.
Agenda ini merupakan lanjutan dari sosialisasi sebelumnya yang dilaksanakan di Universitas Subang (UNSUB). KPU Subang memandang bahwa kelompok pemilih pemula memiliki peran strategis dalam menjaga dan meningkatkan kualitas partisipasi pada Pemilu dan Pemilihan mendatang. Oleh karena itu, pembekalan pengetahuan yang tepat, kritis, dan komprehensif diperlukan untuk membangun kesadaran politik sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, anggota KPU Kabupaten Subang bertindak sebagai narasumber dan memberikan penjelasan mengenai berbagai aspek kepemiluan, mulai dari proses penyelenggaraan Pemilu, hak dan kewajiban pemilih, hingga pentingnya menjaga integritas dalam menggunakan hak suara. Acara diikuti oleh ratusan siswa yang terlibat aktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab.
Melalui penyampaian materi yang interaktif, peserta diajak memahami peran penting mereka sebagai warga negara, khususnya dalam memastikan kualitas demokrasi melalui penggunaan hak pilih secara cerdas dan bertanggung jawab. Narasumber juga menekankan pentingnya kemampuan memilah informasi politik di era digital untuk mencegah penyebaran hoaks dan meningkatkan literasi media di kalangan generasi muda.
Kegiatan berlangsung dalam suasana komunikatif, di mana para siswa mendapat kesempatan untuk bertanya dan menyampaikan pandangan mereka terkait isu-isu kepemiluan. Pendekatan dialogis ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap kritis, rasional, serta keberanian dalam mengemukakan pendapat secara konstruktif.
KPU Kabupaten Subang berharap, melalui sosialisasi ini, para siswa SMAN 2 Pagaden dapat tumbuh menjadi pemilih pemula yang aktif, berintegritas, dan memiliki kesadaran politik yang kuat, sehingga mampu berkontribusi dalam mewujudkan penyelenggaraan demokrasi yang lebih berkualitas di masa depan.